Postingan

Nge-lab di Jepang, seperti apa?

* Posting ini ditujukan  khususnya   bagi  mereka yang berencana melanjutkan studi lanjut (Master atau Doctor) di Jepang. * Waktu saya dinyatakan diterima di Lab RCFME (Research center for frontier medical engineering), Chiba University tahun 2010 lalu, sejujurnya saya tidak punya bayangan bagaimana keadaan yang akan saya alami di sana. Hanya bisa menebak2... Sampai saya mengalami sendiri. Tidak seperti di Indonesia, di Jepang setiap graduate student (entah master atau doctor student) pasti akan tergabung dalam sebuah lab yang dikelola oleh seorang profesor (atau associate professor). Di lab inilah, penelitian dikerjakan. Si mahasiswa setiap hari datang ke lab seperti halnya pegawai yang harus datang di jam kerja. Tapi di Jepang, di mana mental kerja keras benar-benar dihargai, jadwal nge-lab mahasiswa bisa dari jam 9 pagi sampai jam 10 malam. Menginap di lab juga bukan hal yang luar biasa. Lab akan menjadi rumah pertama (bukan lagi rumah kedua) bagi si mahasiswa. "...

Teologi Kemakmuran, pro? kontra?

# Personal opinion about Christian Theology called "Prosperity Theology". Sejak tahun 1950an, teologi kemakmuran telah menjadi perdebatan (dan perpecahan) di kalangan umat Kristen. Mereka yang pro mengklaim bahwa Allah menginginkan umatnya hidup berkelimpahan, tidak hanya secara rohani tapi juga secara jiwani dan jasmani. Artinya Allah menghendaki kemakmuran secara penuh. Let's make it straight forward: financial blessing is the will of God for Christians. Tentu saja, klaim Teologi kemakmuran dapat dikonfrontasi dengan Alkitab. Seperti di Mal 3:10 yang memberikan pernyataan bahwa Allah akan mencurahkan berkat untuk umatNya yang membawa persembahan perpuluhan ke rumah Tuhan, Yoh 10:10, yang menuliskan tentang bahwa Yesus  datang agar umatNya dapat memperoleh hidup dalam kelimpahan, 3Yoh 2 yang merupakan doa agar umat Tuhan mengalami kebaikan dalam segala sesuatu, termasuk dalam jiwa. Juga fakta bahwa tokoh-tokoh iman  seperti Abraham, Ishak dan Yakub merupakan orang-or...

Internet dan pekerjaan yang manusiawi (Part 1)

Episode: Pipi dan Pipa Menurut saya, pekerjaan yang manusiawi adalah pekerjaan yang nggak mengeksplotasi manusia. Mengeksplotasi maksudnya memeras tenaga (atau uang) orang lain demi menguntungkan segelintir pihak. Pihak yang diuntungkan bisa individu, bisa juga perusahaan. Saya ingat dulu pernah diprospek MLM oleh teman yang bergabung di N*21, salah satu MLM terbesar dengan inisial A*W*. Saat mem-prospek, teman saya ngasih suatu cerita yang sampe sekarang saya ingat. Kurang lebih begini ceritanya. Alkisah, jaman dahulu kala di sebuah desa tersebutlah dua orang bernama Pipi dan Pipa. Suatu ketika, desa tersebut mengalami kekeringan sehingga seluruh desa membutuhkan air. Air bisa didapat di sumber mata air yang jaraknya dari desa tersebut cukup jauh. Setelah berembug, kepala desa menyerahkan tender pengadaan air untuk seluruh warga desa ini kepada Pipi dan Pipa. Pipi segera mengambil tender ini, dengan membeli dua buah timba besar dan membangun bak penampung air. Pagi-pagi benar, P...

Buku belajar kanji berbahasa Inggris

Gambar
Yay, buku pertama saya yang bisa terbit secara internasional. Dirilis di Amazon.com, dan link-nya ada di:  http://www.amazon.com/dp/B00856D3LE . (Klik di www.belajarkanji.com untuk versi dalam Bahasa Indonesia.) Topiknya tentang metode belajar Kanji yang selama ini saya gunakan. Sejauh ini, saya merasa metode ini cukup efektif membantu saya memahami (dan membaca) Kanji dalam waktu yang relatif singkat. Caranya adalah dengan fokus pada Kanji yang paling sering muncul pada artikel di koran, majalah atau Internet. Jadi prosesnya, pertama dari ratusan artikel yang ada (dari berbagai bidang, mulai politik, ekonomi, olahraga, dan sastra), frekuensi kemunculan dari masing-masing Kanji pada artikel itu dihitung. Setelah dapat setiap frekuensinya, Kanji diurutkan dari yang paling sering muncul sampai yang paling jarang muncul. Dari sini, akan didapatkan daftar Kanji berdasarkan frekuensi kemunculan. Sebagai contoh, sepuluh Kanji yang paling sering muncul adalah 日、一、国、十、...

[Movie] The Raid Redemption vs. Soegija

Gambar
Ini tentang film. Saya suka nonton film. Tapi sangat pilih2. Banget. Suka sebel kalo menghabiskan waktu 1.5-2jam nonton film, tapi ternyata film-nya gak bermutu, gak menginspirasi, ato gak jelas. The Raid Redemption adalah salah satu film Indonesia yang beberapa pekan terakhir ini ditayangkan di Amerika. Memenangi beberapa awards international sebagai film terbaik. Film-nya "bagus". Tapi saya sangat NGGAK rekomendasikan untuk ditonton anak-anak ato cewek. Nggak sama sekali. Terlalu sadis dan vulgar. Ceritanya tentang penyerbuan tim khusus ke sebuah apartemen yang di dalamnya ada puluhan penjahat beringas yang dipimpin oleh seorang gembong narkoba sadis. Kisahnya jadi menegangkan karena satu per satu anggota tim khusus ini dibantai oleh penjahat-penjahat di dalam apartemen itu. Bagaimana perjuangan beberapa gelintir anggota tim khusus yang masih tersisa untuk bertahan hidup (atau malah sampe berhasil mengalahkan semua penjahat dalam apartemen) itu yang mungkin menjadikan f...

Rektor "Jaim" (Tentang Jaga Image)

Bukan... Saya nggak lagi nggosip tentang rektor universitas X yang ini itu. Ini tentang kutipan yang sangat menginspirasi dari twitter Frater Aris (@arismsc), seorang Frater dari Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) yang ditugaskan di Nagoya, Jepang. Punya mobil di Jepang bukanlah hal yg terlalu muluk dan mewah. Kecuali jika mobil itu Ferrari #JagaImage Misalnya, kepala sekolah di TK sebelah rumah kami di sini mengendarai mobil Subaru sekelas Innova keluaran terbaru #JagaImage Atau, ibu yang membantu menyiapkan hidangan untuk kami mengendarai Toyota Harrier (versi lama) #JagaImage Karena itu, saya heran melihat Rektor Universitas kami setiap hari mengendarai sepeda ke kampus #JagaImage Tidak mampu beli mobil? Bukan alasan. Kepala Sekolah TK saja punya mobil kinclong. Ibu yg masak utk kami punya Harrier tua #JagaIMage Alasannya apa? Ini: "Jika terjadi kecelakaan yg melibatkan saya, nama universitas akan tercemar dengan sendirinya". #JagaImage Utk kepentingan ribuan mahasi...

Extraordinary friend (1)

Kalo suatu hari saya mau balik ke Indo karena kangen dengan suasana Indo, wajar banget kalo ada temen di sini yang bilang, "eh, kalo balik Jepang jangan lupa oleh2nya ya!". Saya nganggep itu hal yang biasa. Wajar juga kalo ada yang nitip sesuatu... Misalnya nitip Indomie ato bumbu masakan Indonesia yang memang jarang ditemui di Jepang. Wajar. Nggak ada yang salah dengan hal itu. Tapi, temen yang satu ini nggak begitu. Si A, bulan depan mau balik ke negara asalnya, untuk beberapa bulan. "Eh, kamu mau balik ya?" tanyanya. "Iya, tanggal xx bulan depan..." Jawab A. "Udah beli oleh2, buat keluarga?" "Udah... Kapan hari udah mulai nyicil beli oleh2." Jawab A "Ooo... Minggu depan, ya aku bawakan oleh2..." "..." Minggu depannya, temen itu bawa oleh2 buat si A. Satu tas penuh. Dia bilang, "Ini oleh2 buat keluarga ya... Moga2 keluarga suka." Isinya memang oleh2. Si A yang mau balik, bukannya ditagih ol...