Postingan

LPM: Lembaga Palugada Machung

Gambar
Hari Rabu lalu, saya resmi dilantik menjadi Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). No drama drama-an. Ini fotonya di hari-H pelantikannya. Awal bulan Januari lalu ditanya rektor apakah bersedia mengepalai LPM, karena kepala yang saat ini berencana untuk studi lanjut. Menurut rektor, beliau sudah berkoordinasi dengan para pimpinan lain, dan salah satu kandidat kuat pengganti kepala LPM saat ini adalah saya. Saya bilang ya. No drama drama-an. Ini mungkin keputusan tercepat yang pernah saya ambil sepanjang karir saya. Nggak perlu basa basi dengan "Saya pikirkan dulu ya Pak", "Saya belum bisa memberi jawaban sekarang", "Jangan saya Pak, yang lain ada yang lebih potensial" - atau basa basi semacam itu. Mungkin semesta sudah mengatur one-in-a-lifetime-moment ini untuk dihadapkan ke saya. Pilihannya adalah ya dan mulai masuk di dunia manajerial akademik atau tidak dan lanjutkan hidup-tenang-sebagai-dosen-biasa-seumur-hidup. My gut tells me to say ...

Jabatan Kaprodi 2019-2023

Periode baru di institusi kami baru saja dimulai. Dimulai sejak terpilihnya rektor di bulan Juli lalu yang disusul dengan perombakan konfigurasi wakil rektor. Para wakil rektor diberikan wewenang sepenuhnya untuk menyusun konfigurasi unit-unit di bawahnya... Semacam pelatih sepak bola yang menyusun komposisi pemain, siapa kapten, siapa striker, siapa gelandang, siapa bek dan siapa kiper. Di prodi saya, Teknik Informatika (TIF) juga kebagian perombakan kepala program studi (Kaprodi). Kaprodi yang lama, sejak beberapa waktu lalu sudah memberi signal untuk tidak melanjutkan menjabat. Lalu muncullah pertanyaan, kalau begitu siapa yang kira-kira potensial untuk menggantikan? Ini pertanyaan yang mudah dijawab. Dosen TIF ada 7 orang. Saya dan seorang rekan lagi adalah dosen TIF yang ada sejak TIF berdiri tahun 2007 (dan sama-sama sudah menyelesaikan studi S3). Rekan saya tersebut sudah disiapkan untuk jabatan lain. Rekan-rekan lain di TIF, belum ada yang menyelesaikan studi S3 dan bar...

Ngoceh

Nah, ini video dari Shena yang lagi ngoceh. Sudah 2 bulan lebih seminggu, dan kalau pas gak lagi tidur, dia ngoceh sendiri dan gerak-gerakkan badan, tangan dan kaki.  Ini kalau kata orang Jepang, "面倒臭いですが、楽しいです" (mendokusai desu ga, tanoshi desu) - walaupun repot tapi menyenangkan. Repotnya misal waktu ditaruh nangis, digendong tapi gak mau tidur-tidur... Jadi tidak banyak pilihan buat papa mamanya selain menggendong sampai...  hanya Tuhan yang tahu kapan dia akan tidur. Kakak-kakaknya sudah cukup mengerti untuk menyayangi adik bayinya. Dipeluk, dicium, diajak ngobrol kalau lagi bangun. Tapi kalau lagi tidur juga gak diganggu.

Dealing with uncertainties

Gambar
Having a baby simply means dealing with uncertainties. Banyak hal yang tidak dapat dipastikan. Tidak bisa dipastikan kapan baby akan BAK dan BAB. Mau BAB ya BAB aja. Gak peduli papa mamanya lagi tidur, lagi makan, lagi mandi... bisa anytime. Juga tidak bisa dijadwalkan kapan harus diberi susu. Kalau lapar ya nangis minta diberi susu, bisa pagi hari, bisa siang hari atau subuh... Kapan aja sesuai dengan nalurinya. Abis diberi susu, suka-sukanya sendiri, mau melek atau tidur atau terus pipis. Uncertainties. Bagi papa mama yang sudah life-rythm-nya sudah settle sebelum baby lahir, pasti ngerasakan seperti naik roller-coaster setelah kelahiran baby. Tiba-tiba semua berubah. Dari jalan datar, tiba-tiba naik, turun dengan drastis, berkelok dengan kecepatan tinggi, lalu datar beberapa saat sebelum berputar 360 derajat... Seru. Baby Shena tepat berusia 7 minggu. Kepala sudah mulai diangkat dan sudah lebih sering digendong dengan posisi kepala di pundak yang gendong. Imunisasi terakhi...

Minggu ke-5

Gambar
Minggu ke-5 dari Baby Shena. Hingga minggu ke-5, Baby Shena dalam kondisi yang perfectly healthy. Jarang menangis yang sampai kita kebingungan harus diapakan. Menangisnya  karena memang waktunya minum ASI atau tidak nyaman karena popok penuh (atau karena di-isengi kakak-kakaknya). Kepala sudah mulai diangkat. Kemarin, hari minggu 28 Juli, pertama kalinya digundul. Awalnya saya gak kebayang harus digundul dengan cara apa. Pakai pisau cukur seperti terlalu tajam, pakai gunting apalagi. Ternyata solusinya pakai trimmer yang electric. Dulu kami beli trimmer waktu di Jepang, yang rencananya bisa digunakan untuk menghemat biaya potong rambut... Harga trimmernya sekitar ¥6000, sementara ongkos potong rambut termurah ¥1000. Perhitungannya biaya potong rambut akan lebih irit kalau membeli trimmer... Tapi ternyata trimmer jarang kepake dan saya  lebih nyaman potong rambut di salon ketimbang potong rambut sendiri. Alhasil sekarang jadi terpakai untuk menggundul Baby Shena. Hasilnya b...

Being a Father of Three

Gambar
How hard to be a father of three adorable kids? Para orang tua yang sanggup membesarkan anak-anaknya tanpa bantuan baby sitter, nanny atau asisten rumah tangga itu orang tua yang super. We are on the journey of being a super parents. Little Shena sleeps most of the time. But she has to taken care of. Mengganti popok, cebokin, mandi, breast milking, gendong waktu nangis. Perkembangan Little Shena hingga minggu ke-3: bisa mengangkat tangan dan menggenggam objek. Sedikit mengangkat kepala saat tengkurap. PS. Baru saja selesai mengganti popok karena BAB. Harus dilakukan berdua dengan istri karena masih sulit untuk bisa cebokin sendiri. Posting ini selesai sampai di sini karena ada kerjaan lain menunggu.

How it feels to be a genius?

Gambar
Dulu, waktu masih membina OSN Bidang Komputer, saya sering dealing with the gifted students. Gifted maksudnya punya dianugerahi kecerdasan di atas rata-rata. Ada beberapa yang perempuan... Dan saya sering bertanya-tanya, gimana rasanya menjadi orang jenius? Hari ini saya dapat jawabnya, setelah membaca buku dari Audrey Yu Jia Hui (terlahir dengan nama Maria Audrey Loekita). Audrey seorang yang multitalenta. Prestasi akademiknya mencengangkan. Menyelesaikan studi S1 dengan major Fisika di The College of William and Mary (Virginia), salah satu dari top 30 universitas di Amerika. Lulusnya summa cum laude (karena IPK di atas 3.9). Oh iya dia lulus saat berusia 16 tahun (saat anak-anak seumurnya masih galau milih antara mengidolakan K-Pop atau nonton J-Drama). Buku yang saya baca adalah Mellow Yellow Drama yang ditulis tahun 2016. Saya baca via Google Play Book (beli dengan harga Rp. 30K) dan ini satu-satunya buku yang berhasil saya selesaikan dalam one-sit-reading dalam 4-5 tahun terak...