Postingan

Akhirnya dapat tiket untuk maju Thesis Defense

Gambar
Sore ini adalah sore quantum leap untuk doctorate journey saya. Syarat untuk bisa maju thesis defense adalah sudah ada 2 publikasi di jurnal internasional. Semester kemarin gagal maju thesis defense karena baru ada 1 publikasi di jurnal internasional - sementara 1 publikasi yang lain tidak dihitung karena dipublikasikan sebelum masuk doctor course - yang berakibat saya harus extend satu semester! Sebenarnya ada 2 manuskrip yang sedang dalam "under review". Satu manuskrip baru saja di-submit minggu lalu karena harus melakukan major revision dan satu lagi... sore ini dapat notifikasinya, dan keputusannya adalah: ACCEPT. Praise God!!  Alhasil, syarat untuk maju thesis defense sudah terpenuhi, 2 publikasi. Kalau manuskrip yang satunya lagi bisa accepted, maka dapat bonus tambahan 1 publikasi lagi. 

Day care di Jepang dan keadilan sosial

Day care adalah fasilitas publik yang umum dijumpai di Jepang. Di Indonesia mungkin istilah yang sepadan adalah penitipan anak (dalam Bahasa Jepang disebut 保育園 - hoikuen). Orang tua (ayah dan ibu) yang sibuk bekerja bisa menitipkan anaknya yang masih usia 0-2 tahun di day care dari jam 7.30-18.00, baik day care yang dikelola pemerintah, ataupun day care swasta. Ada kebijakan khusus per daerah tentang bisa atau tidaknya orang tua menitipkan anak ke day care. Yang umum, jika kedua orang tua bekerja, maka anak yang berusia 0-2 tahun bisa dititipkan di day care. Aturan umum lain, jika ayah bekerja dan ibu sedang sakit atau hamil, anak usia 0-2 tahun juga bisa dititipkan di day care. Tapi jika hanya ayah yang bekerja, dan ibu di rumah, anak tidak bisa begitu saja dititipkan di day care. Biaya penitipan day care tidak murah. Standard-nya untuk anak usia 2 tahun, biaya penitipan berkisar antara 50-70rb yen (atau sekitar 5-7jt) per bulan. Sedang untuk anak usia 0-1 tahun separuh harga itu....

Conference di Orlando, Florida (Part 1)

Gambar
Ikut international conference lagi. Nama conference-nya SPIE Medical Imaging yang diadakan di Orlando, Florida. Saya berangkat dari Tokyo Senin, 23 Februari menggunakan United Airlines - dan tiba di hari yang sama. Dapet tiket-nya cukup murah, $1.200 sekian PP dan sudah termasuk paket hotel 4 malam. Mungkin United Airlines termasuk salah satu LCC di Amerika, entahlah. Seperti biasa semua biaya selama saya di Orlando ditanggung oleh Lab. Kali ini conference-nya agak berbeda karena sensei tidak ikut dan dari lab, saya satu-satunya yang berangkat. Jadwal presentasi masih di hari Rabu sore sehingga saya punya banyak sekali waktu luang. Karena sensei nggak ikut, saya jadi agak lebih bebas mengatur jadwal jalan2. Hari Senin malam tiba di bandara international Orlando, lalu ke hotel naik taksi (karena nyari2 bus stop nggak ketemu). Hari Selasa pagi jadwalnya cuman masang poster aja, setelah itu free. Mau ikut sesi, agak-agak gak minat karena Venue conference-nya adalah pusat jalan2 d...

[Family trip] End Year Trip: Hakone

Gambar
Akhir tahun 2014 kemarin, kami memutuskan untuk family trip. Pertama kalinya kami family trip full-team, saya, istri dan kedua anak. Kami pergi ke Hakone, salah satu tempat wisata yang katanya punya pemandangan alam yang indah. Hakone berjarak 2 jam naik kereta dari Shinjuku (Tokyo). Ada dua jenis kereta yang bisa dipilih,  kereta biasa atau kereta khusus yang disebut Romance Car. Kereta Romance Car lebih nyaman dibandingkan kereta biasa. Kursinya dan interior-nya didesain seperti layaknya kursi dan interior di pesawat, dilengkapi dengan toilet serta makanan yang bisa dibeli di dalam kereta.   Pemerintah daerah Hakone paham betul bahwa daerahnya memiliki potensi wisata yang akan mengundang banyak wisatawan dalam dan luar negeri. Karena itu infrastrukturnya benar-benar diperhatikan. Di Shinjuku, sebagai salah satu pintu gerbang akses menuju Hakone, disediakan FREEPASS atau tiket terusan seharga ¥5.040 yang bebas digunakan untuk naik kereta dan bus ke manapun di daer...

Minggu 19: Tamat (untuk sementara)

Loh, kok tamat? Ada situasi yang tidak terduga berkaitan dengan progress thesis. Thesis udah selesai ditulis, dibuat 3 kopi dan diserahkan ke para calon penguji. Kemarin pagi, sensei menemui saya. Lalu mengatakan, "This is bad news..." Menurut beliau, publikasi saya yang pertama tidak bisa dihitung sebagai publikasi karena di-publish bulan Maret 2012, sementara saya masuk sebagai mahasiswa doktor April 2012. Jadi publikasi yang bisa dihitung hanya 1 - dan 1 publikasi artinya tidak memenuhi syarat untuk thesis defense. Kesimpulannya saya belum bisa wisuda semester ini - kecuali ada mujizat. Sebenarnya ada 2 manuscript yang masih under review. Kalau ada keputusan dalam minggu ini bahwa manuscript tersebut bisa publish, ada kemungkinan saya bisa mengajukan thesis defense dan lulus semester ini. Tapi kalau memang tidak bisa ya sudahlah. Opsinya ada 2. Yang pertama saya memperpanjang 1-2 semester lagi di sini (yang artinya harus menunda kepulangan ke negara tercinta), y...

Minggu 20: Long Weekend

Hari Jumat, tanggal 31 Oktober kemaren mestinya draft thesis sudah harus selesai dan diserahkan ke sensei. Tapi karena sensei bilang minggu depan jg gak papa, jadinya baru saya serahkan hari ini (tanggal 4 Nov). Ternyata nggak enak nulis thesis sambil diburu-buru waktu - nggak bisa menikmati. Mestinya memang harus di-planning waktunya biar gak terlalu mepet kayak kemaren. Anyway, hari Senin kemarin (tgl 3 Nov) hari libur nasional di Jepang. Jadinya long-weekend... Sabtu, minggu dan senin bisa santai. Tiga hari itu saya juga (berusaha) santai walopun thesis-nya masih belum 100% selesai. Ada istri dan anak yang lebih berhak mendapatkan waktu libur saya ketimbang thesis. Hari ini saya bangun jam 3.30 pagi - dan mulai menyelesaikan thesis. Setelah nge-print thesis dan diserahkan ke sensei, rasanya udah ada lompatan besar menuju kelulusan. Tahap berikut yang harus disiapkan adalah pra-sidang yang sudah dijadwal tanggal 19 Nov ini... Pengujinya ada 3 profesor... Entah pra-sidang itu se...

Minggu 22: Diburu tenggat waktu

Hitungan mundur minggu ke-22 menjelang wisuda. Preliminary thesis review akan dilangsungkan akhir bulan ini. Saya harus menyerahkan draft thesis-nya ke sensei pembimbing sebelum 31 Oktober. Sebenarnya nggak perlu diburu-buru tenggat waktu karena saya punya banyak waktu untuk menyelesaikannya. Tapi minggu lalu saya "sengaja" bersantai. Saya biarkan sampe waktunya mepet sehingga saya terpaksa menulis. Apa efektif? Nggak tau juga. Saya ngikuti feeling saya aja... Yang mana yang saya rasakan nyaman untuk saya, saya lakukan. Syarat untuk boleh mengajukan preliminary review adalah telah memiliki 2 publikasi internasional. Publikasi jurnal, bukan prosiding ato conference. Kalo prosiding mah, mungkin ada lebih dari 10. Saat ini publikasi jurnal saya udah 2... yang pertama saya submit di jurnal Telkomnika, salah satu jurnal terakreditasi Indonesia (yang untungnya sama sensei itu diitung sebagai publikasi). Yang kedua di Jurnal "Computational and Mathematical Methods in Medi...