Postingan

Menantangnya GRE - Verbal Section

Tengah malam dan saya masih belum mengantuk. Belajar GRE (Graduate Records Examinations) itu benar-benar sebuah tantangan, khususnya bagi mereka yang menyukai bidang verbal (a.k.a: bahasa; bahasa pemrograman juga boleh dimasukkan ). Nggak tau gimana ceritanya kok GRE ini sampe dijadikan test masuk standard untuk yang pingin ngelanjutkan ke S2 ato S3 di Amrik... Di Indonesia, namanya berubah jadi TPA ato Tes Potensi Akademik - yang wajib diikuti sebagai syarat masuk S2, S3 ato ngelamar pegawai negeri, tentu ya dalam bahasa Indonesia. Ada 3 section dalam bentuk multiple choice yang diujikan, dan yang paling menantang adalah verbal section. Perintah di verbal section ini sederhana kok... Ada bagian yang diminta untuk melengkapi titik-titik dengan kata(-kata) yang tepat, lalu mencari padanan kata serta mencari lawan kata. Gampang to? Lha wong lawan kata itu kan sudah dipelajari sejak kelas 2SD... panjang: pendek, murah: mahal, padat: cair... Lalu kok ya tega-teganya itu dijadikan sebagai s...

Friday, 11:42a

It was Friday, 11:42a. It was a clear afternoon and also end of the month. A day that probably, most of employee will love it (what could have been more fun for an employee than having the salary transfered into his account in the weekend? Perfect day for shopping). But, never mind about the shopping-day... As you might probably notice, I am waiting for the result of my scholarship application. I presume that nobody loves waiting, including me. Especially what I am waiting is something that uncertain. I don't know how and when it's going to be. So, ya, it was Friday, 11:42a. The weather is perfect. The wind blew softly trough my private room's window. I was alone, sitting in front of my computer, checking mail and doing some stuffs simultaneously. I felt a bit excited because it's weekend. I've planned to write some articles tonight and thinking to write one or two postings for my blog. For me, perfect weekend means a weekend without any disturbance... and I can sen...

Failed!

It's July and no news from Monbukagakusho scholarship. I think I can say that it's unsuccessful... Third strike... And I won't give up. Ph. D before 35. Professor before 40.

Lecturer of the Year

I wrote this short posting last year and it was never published. But now, after it's over, I boldly publish it. ——————— July 2008 : I was awarded as Lecturer of the year 2008. I, then remember a quote from a famous movie long time ago… Uncle Ben: “ Remember, with great power . comes great responsibility “. [Spiderman, 2002] Awarded as LOTY 2008 doesn’t mean having great power, but I sense that the same level of responsibility comes like having great power. It’s not easy, thou. —————— This year, 2009, the award for Lecturer of The Year 2009 goes to my other colleagues. They deserve it… I’m happy for them. I’m also happy that everything is perfect… All the awards go to whoever it supposes to be awarded. Congratulation for everybody at UMC who win the award. You are the man…! ( dan saya sungguh menikmati bahwa akhirnya semua berakhir dengan indah dan seperti sebagaimana mestinya… )

Posisi

Saya nggak pernah bisa cocok dengan dunia kerja yang penuh politik. Saya nggak bisa tahan di sebuah organisasi di mana persetongkolan dan intrik terjadi demi keamanan dan keselamatan posisi masing-masing. Ada yang berani menjegal teman sendiri agar dia bisa dipromosikan. Kalo emang perlu difitnah ya go ahead... Dia ngatur strategi dengan manis agar dianya looks good dan temennya looks bad di depan bos. (semoga saya nggak ketemu dengan orang jenis ini atopun kalo sampe ketemu, semoga saya nggak nyadar bahwa dia sedang ngelakukan itu, daripada saya ilfeel seumur hidup dengan dia). Mari kita sebut orang ini dengan sebutan Jenis Licik . Ada yang mau enaknya sendiri. Karena ngerasa sudah punya pangkat dan posisi, jadi nggak mau repot... " Lah buat apa juga repot, lah wong yang bawah bisa disuruh-suruh. Kalo nggak mau disuruh-suruh ya jangan jadi bawahan..." Kira-kira gitu prinsipnya. Mari kita sebut dia sebagai Jenis MohRepot . Ada yang merangkak dari bawah. Mulainya dari 0, lalu...

Compassionate, Loving and Caring

For years, I've doubted if there's someone that has those 3 characters naturally. I, myself, must struggle very hard to guard my heart, control myself when tempted to gossiping or saying something bad about other people, I must discipline myself to sincerely help other people even if they gives no benefit for me. Why? Ya, simply because those characters are not my nature. That's why I must discipline myself. For most of us, loving someone is easy when s/he gives benefit for us. Caring for other people looks fun when those people are our (future) client (that most probably give future benefit for us). Or when we care about other people, if we really ask our heart, may be we'll find that actually we seek praise for ourself. We easily love and care to other people if we think that what we do for them is worth and we know that we will have greater benefit from it. I called it: "unsincerity". I almost believe that only angel that can love and help sincerely... unfo...

How it feels to be a genius?

Saya tidak dapat menahan diri saya untuk bertanya dalam hati bagaimana rasanya menjadi jenius? Bagaimana rasanya menjadi seseorang yang multi-talenta? Bagaimana rasanya punya otak yang kecepatan berhitung dan analisanya di atas normal sekaligus mampu mengkoordinasi jari-jari tangan untuk bermain piano, biola atau gitar dan menghasilkan nada yang indah? Bagaimana jika dalam otak sama itu juga mampu merangkai kata-kata menjadi sebuah tulisan yang sangat memikat? Lalu bagaimana jika melalui otak yang sama, mampu dihasilkan karya seni seperti lukisan, fotografi, dan masakan yang lezat (ya, "dan", bukan "atau")? Otak yang sama tersebut, juga mampu mengkoordinasi gerakan tubuh dengan sempurna sehingga gerakan-gerakan tubuh seperti lari, senam, ataupun berenang yang dilakukan adalah gerakan-gerakan yang nyaris sempurna tanpa cacat. I know few of them. Saya pernah menanyakan ke yang bersangkutan, bagaimana rasanya menjadi jenius seperti itu. Tapi saya tidak mendapatkan jaw...