Thursday, May 24, 2012

Buku belajar kanji berbahasa Inggris

Yay, buku pertama saya yang bisa terbit secara internasional. Dirilis di Amazon.com, dan link-nya ada di: http://www.amazon.com/dp/B00856D3LE.



(Klik di www.belajarkanji.com untuk versi dalam Bahasa Indonesia.)

Topiknya tentang metode belajar Kanji yang selama ini saya gunakan. Sejauh ini, saya merasa metode ini cukup efektif membantu saya memahami (dan membaca) Kanji dalam waktu yang relatif singkat. Caranya adalah dengan fokus pada Kanji yang paling sering muncul pada artikel di koran, majalah atau Internet.

Jadi prosesnya, pertama dari ratusan artikel yang ada (dari berbagai bidang, mulai politik, ekonomi, olahraga, dan sastra), frekuensi kemunculan dari masing-masing Kanji pada artikel itu dihitung. Setelah dapat setiap frekuensinya, Kanji diurutkan dari yang paling sering muncul sampai yang paling jarang muncul. Dari sini, akan didapatkan daftar Kanji berdasarkan frekuensi kemunculan. Sebagai contoh, sepuluh Kanji yang paling sering muncul adalah 日、一、国、十、大、会、人、年、二、dan 本. Artinya pada sebuah artikel, kanji "日" (peringkat 1) akan lebih banyak muncul ketimbang kanji "餡" misalnya.

Nah, logikanya, kalo kita bisa hafal, katakan, 1000 kanji yang paling sering muncul ini, maka kemampuan dalam memahami artikel juga semakin baik. Metode ini, lebih baik ketimbang belajar menghafal Kanji secara sporadis tanpa urutan tertentu. Dengan menghafal kanji berdasarkan frekuensi kemunculan, maka ingatan terhadap Kanji tersebut akan semakin baik karena Kanji tersebut sering dijumpai. Kalo kanji-nya jarang dijumpai, ya otak kita cenderung untuk melupakan. Analoginya, kita pasti inget bener nama temen2 yang sering kita panggil. Tapi kita cenderung bisa lupa nama temen yang jarang kita panggil. Analogi sederhana, tapi it's true.

Metode inilah yang saya pakai untuk belajar Kanji, sampai sekarang dan hasilnya bagus (setidaknya untuk saya). Jadi, mengapa nggak dibuat buku yang mungkin bisa bermanfaat untuk orang lain yang juga struggling dalam belajar Kanji.

Di dalam buku itu, selain berisi 200 Kanji yang paling sering muncul, saya kasih juga compound (atau gabungan kanji) dan 3 contoh kalimat untuk masing-masing kanji. Dengan adanya contoh kalimat yang mengandung Kanji tersebut, pembaca bisa lebih mendapatkan sense arti dari suatu Kanji. Misalnya kanji "出" yang arti dasarnya adalah "keluar". Kata "keluar" seperti apa yang bisa dipakai untuk Kanji "出" ini? Contoh compound atau gabungan dari Kanji ini antara lain: 出す(dasu):  to take out; to get out, 出発(shuppatsu): departure, 出席(shusseki): attendance; presence. Untuk contoh kalimat yang menggunakan "出" di buku ini adalah:

1. 彼は怒ってレストランを出て行った。
(I saw her leaving the restaurant in anger.)
2. 出口に立っていました。
(Standing at the exit door.)
3. 原料の輸出する。
(Exporting raw material.)

Lewat contoh kalimat ini, arti "出" bisa lebih terasa... "Keluar dari restoran", "pintu keluar", dan "mengekspor". (Apalagi kalo ditambah fakta bahwa kanji 出sebenarnya berasal dari gambar tanaman yang muncul dari dalam tanah) - anyway, kanji "出" berada di peringkat ke-14 untuk kanji yang paling sering muncul.

Dan jadilah buku Kanji ini, setebal 90 halaman lebih (untuk 50 kanji pertama), total sekitar 300 halaman untuk keseluruhan 200 kanji.

Credit for this book goes to my ex-student William Prathama Nugraha. Saya berterima kasih untuk kerja kerasnya dan waktu yang diluangkan untuk membantu saya dalam mengolah ribuan data Kanji... Termasuk kesediaannya untuk sama-sama mengurus website (semi-profit) belajarkanji.com.

Tapi, sejujurnya... membuat buku Kanji dan merilis di Amazon.com, bukan hal yang utama. Seandainya berenang, rilis buku lewat Amazon.com ini hanya mencelupkan jari ke kolam renang. Bukan berenang yang sebenarnya. Tapi namanya berenang ya perlu tau airnya dulu...

I'll share more on this in the coming posting.


No comments:

Post a Comment