Thursday, May 24, 2007

Apa arti "kasih karunia"?

Aku sering denger kata "kasih karunia". Kalo kamu?

Definisi formal dari "Kasih karunia" adalah sesuatu yang nggak layak kita dapetkan, tapi toh kita tetep diberi. Bukan karena usaha kita, tapi karena kasih karunia dari si pemberi. Contohnya kalo ulangan kamu dapet jelek, tapi papa kamu, walopun tau ulangan kamu dapet jelek, tetep aja ngasih kamu uang jajan, tetep aja mau bayarin uang sekolah, tetep mau memenuhi kebutuhan2 kamu yang laen, tetep aja sayang ma kamu... Itu namanya kasih karunia dari papa untuk kamu.

Kamis, 24 Mei hari ini, aku dapet "kasih karunia". Iya, sesuatu yang aku tunggu2 kabarnya (yang gara2 menunggu, sampe aku tega membiarkan blog ini terbengkalai ber-minggu-minggu karena ngerasa nggak ada yang lebih layak untuk ditulis selain hasil dari penantian ini).

"Kasih karunia"... Sesuatu yang nggak layak aku dapetkan, tapi karena kemurahan, kasih setia-Nya, karunia-Nya... tetep aja aku dikasi. Itu bener2 kasih karunia.

and... yes, I got that grace. How?

Kalo ada the-best-university-in-town yang men-syarat-kan harus punya gelar minimal S2 untuk bisa ngajar di sana, maka... kalo kamu udah S2 lalu diterima di-the-best-university-in-town tersebut, maka itu bukanlah kasih karunia, tapi karena kamu memang layak untuk bisa mengajar di sana.

Kalo the-best-university-in-town tersebut menginginkan the-best-lecturer-in-town yang punya pengalaman ngajar setidaknya 5, 10 ato 20 taon di bidangnya, maka... kalo kamu udah punya pengalaman ngajar 5, 10 ato 20 taon lalu the-best-university-in-town tersebut welcome terhadap kamu, maka itu bukanlah kasih karunia, tapi karena emang kamu cukup qualified untuk mengajar di situ.

Kalo the-best-university-in-town punya standard tinggi terhadap perekrutan para pengajarnya, maka... kalo kamu adalah orang yang profesional, punya etos kerja yang sudah terbukti mereka ketahui (lewat CV kamu ato pengalaman kerja kamu sebelum2nya), lalu kamu diterima untuk mengajar di sana, maka itu bukanlah kasih karunia, tapi karena kamu adalah orang yang mereka cari.

Kalo the-best-university-in-town tersebut menginvestasikan milyaran rupiah untuk infrastruktur gedung, fasilitas kampus, sumber daya pengajar yang bilingual (Inggris dan Indonesia) dengan standard kurikulum pengajaran internasional, dan kamu sudah sangat terbiasa bekerja dengan lingkungan semacam itu (setidaknya kamu pernah sekolah di luar negeri yang menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris dan tau bener standard pengajaran internasional), maka jika kamu diterima mengajar di tempat itu, berarti itu bukan kasih karunia. Kamu layak untuk mendapatkan itu semua.

Kalo pimpinan ato para pengambil keputusan di the-best-university-in-town tersebut adalah teman baik kamu di mana mereka2 tersebut udah tau sekali kapasitas dan kualitas kerja kamu, maka ketika kamu bisa diterima di universitas tersebut, itu bukanlah kasih karunia. Melainkan karena relasi yang kamu punyai.
TAPI...

Kalo kamu blom lulus S2, ditambah kamu hanya punya pengalaman mengajar universitas hanya 1 semester di universitas-yang-bahkan-banyak-orang-nggak-pernah-dengar-namanya, ditambah pengalaman kerja kamu sebelumnya hanyalah di sebuah kantor dengan standard lokal dan bahasa pengantar bahasa Indonesia dengan jumlah pegawai kurang dari 20 orang, ditambah kamu nggak pernah seharipun mengenyam pendidikan sekolah di luar negeri, ditambah kamu nggak punya relasi ato kenal dengan rektor ataupun wakil2nya sama sekali (yang mana sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan), lalu kalo kamu diterima untuk mengajar di the-best-university-in-town tersebut... Maka, kesimpulan dari semua itu cuman satu. Itu semua adalah benar-benar "KASIH KARUNIA".

Surat ini adalah bukti kasih karunia-NYA untuk karir-ku di Universitas M* C**, universitas yang didirikan oleh Dr. Mochtar Riady, salah satu konglomerat Indonesia pemilik bank Lippo, yang peduli dengan pendidikan berkualitas, yang punya anak James T. Riady pendiri Universitas Pelita Harapan...

Yay, Universitas M* C** definitely is the-best-university-in-town, yang nantinya akan mencetak anak2 muda berkualitas dan punya karakter kepemimpinan dan mental pemenang...! And I'm realyyy proud that i become part of it. Wow...!



Sk



(Yul, faith DOES work!!)

No comments:

Post a Comment