Monday, May 1, 2006

Tanki Cinta

Simple question hari ini: apa kamu punya seseorang yang kamu cintai? Pacar? orang tua? Sodara? Suami/istri kamu (bagi yang udah merried)? Ya, kamu boleh jawab di dalam hati. Kamu boleh list orang-orang yang kamu cintai saat ini (tapi untuk orang2 yang dibenci nggak boleh di-list, harus dimaafkan lalu dilupakan, setuju?). Aku pribadi kalo ditanya pertanyaan seperti itu, aku bisa menyebut beberapa nama. Tapi mostly adalah my family. En, yup, as soon as I have a girlfriend, I'll add her name into the list. =D

Simple question hari ini: Dari daftar orang yang kamu cintai tadi, apa yang kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu mencintai mereka? Kalo aku nanya ke 10 orang, berani taruhan aku pasti dapet 11 jawaban yang berbeda... Jawabannya bisa bervariasi banget. Misalnya (berdasarkan survei beberapa orang cowok yang mengaku cinta ma cewek):

"Oh, aku selalu mengirimkan setidaknya 20 sms romantis ke pacarku setiap hari..." - [jawaban dari seorang sms-mania].

"Aku mengajak keluar makan dan nonton film setiap malem minggu..." [Ini pasti jawaban dari cowok era 70-an, perasaan sejak zaman papi mami pacaran juga gitu deh...]

"I just think of her in every breath that I take. That's all" [hiks... hiks... *srrooottt...* romantisnya *terharu...* Mungkin ini cowok cintanya nggak terbalas sampe dia cuman berani memikirkan ceweknya doang]

"I promise to treat her like a lady, guide her to be more mature girl day by day and how to be a respectable woman." [cowok ini, jelas meng-kopi-paste kalimat dari posting blog-ku yang ini]

[Para cewek yang mencintai cowoknya, boleh menuliskan di comment apa yang dilakukan untuk menunjukkan cintanya...]

Aku pikir, untuk menunjukkan cinta ke seseorang, kita harus mengisi tanki cinta dari orang yang kita cintai itu. Kalo kamu pacaran, kamu harus selalu memenuhi tanki cinta dari pacar kamu (begitu juga pacar kamu, harus memenuhi tanki cinta kamu). Relationship (such as dalam pacaran) itu adalah suatu perjalanan dengan bahan bakar cinta yang ditaroh di sebuah tanki. Jika bahan bakar itu abis, perjalanan relationship kamu nggak akan bisa dilanjutkan, kayak mobil yang kehabisan bensin.

Bagi yang udah pernah pacaran, inget nggak kamu pertama-tama kamu pacaran? Ketika masih penuh2nya tanki cinta. Kamu bener2 memperhatikan dia. Kamu pengen tau dia lagi ngapain... Kalo dia telat makan, kamunya dengan sabar ngingetkan agar dia jaga kesehatan. Kalo dia lagi males, kamu ngasih semangat dia. That's because tanki cintanya masih penuh. Kamu masih punya banyak bahan bakar untuk mencintai dia. Tapi ketika tanki cinta udah mulai berkurang (karena nggak perna diisi), hubungan jadi garink. Jadi nggak perhatian lagi. Jadi nggak peduli lagi. Lama-lama tanki cintanya abis dan relationship-nya nggak isa diteruskan.

Bagaimana mengisi tanki cinta? Nggak segampang kalo ngisi bensin di SPBU emang. Nggak segampang nge-refill cartridge tinta printer yang udah abis. Nggak segampang memutar kran lalu air akan memenuhi bak...

So, I have some recipes to fulfill her/his love tank.

[kata "dia" ato "nya" di paragraf selanjutnya adalah kata ganti untuk orang yang kamu cintai. Berlaku untuk pacar, papa, mama, sodara ato siapapun yang kamu cintai]

Resep #1: Kalimat-positif-yang-menghibur-hati
Prinsipnya gini: kalo kamu ngasih kalimat-negatif-yang-bikin-sakit-hati, maka cinta yang ada di tanki cinta-nya akan dengan cepat terkuras habis. Ini seperti kamu ngelepas penutup [apa sih namanya?] yang ada di dasar bath tub yang terisi air. Air akan segera terkuras, lalu abis. Tanki cinta akan dengan cepat menjadi kosong kalo kamu terus2an ngasih kalimat-negatif-yang-bikin-sakit-hati. Tapi kabar baiknya, kalo kamu ngasih kalimat-positif-yang-menyenangkan-hati, maka tanki cinta-nya akan terisi. Ini sama seperti kamu memutar kran dan mengucurkan air di bath tab. Selama kamu nggak membuka penutup di dasar bath tub (dengan kalimat-negatif-yang-bikin-sakit-hati), pasti bath tub akan terisi dengan air (tanki cinta terisi dengan cinta).

Intinya, kalo kamu cinta ke dia, maka kamu harus murah hati dalam memberikan kalimat-positif-yang-menghibur-hati ke dia... Kamu nggak boleh pelit ngasih words of affirmation ke dia. Ketika dia lagi stress, lagi ada masalah, jangan pernah malu untuk ngasih words of affirmation. Bilang ke dia, "Jangan kuatir, aku mendukung kamu sepenuhnya".

Tau nggak, bahwa sometimes cowok (iya, termasuk aku) itu ngerasa nggak pede. Ngerasa bahwa dirinya nggak cukup berharga buat sang pacar. Sometimes, kami berpikir bahwa "Oh, aku ini cowok apa... Masak gitu aja nggak bisa", "Oh, aku ini nggak sekeren Brad Pitt", "Oh, aku ini terlalu kurus...", "Oh, aku ini terlalu gemuk... Nggak cocok kalo jalan ma dia...", "Oh, aku ini nggak isa selalu ada dan menghibur dia...", "Oh, aku sering mengecewakan dia..." [Bla... bla... bla...!]

You know girls? Ketika cowok kamu mulai berpikir seperti itu, it's time for u to fulfill his love tanks with words of affirmation. Bilang ke dia, "Buat aku, kamu itu tetep sekeren Brad Pitt!", "Buat aku, kamu tetep my hero!", "Buat aku, kamu tetep cowok yang paling isa mengerti aku", "Nggak peduli orang bilang kamu terlalu kurus, tapi aku tetep cinta kamu...!" Trust me girls, your boys' love tank will full when you say those words! He'll love u more than before.

Hal ini berlaku kebalikan untuk para cowok. Karena aku cowok, aku nggak isa ngerti dengan detail hal2 yang bikin para cewek nggak pede. Tapi mungkin sama kayak cowok juga. Mungkin para cewek sering nggak pede, "Oh, kenapa aku nggak sekeren Britney Spears...", "Oh, aku ini cewek yang nggak isa nyenengkan cowokku", "Oh, masakanku nggak enak", "Oh, aku cewek yang nggak isa dandan", "Oh, pasti cowokku kecewa dengan sifatku yang nggak isa lembut...".
Girls, kalo kamu mikir gitu, lalu cowokmu isa bilang "No, You're still the most beautiful girl in the world", "Who said you can't cook? Your cooking still the best cooking in the world!", "You are more than Britney Spears! That's why aku pacaran ma kamu, bukan dengan Britney Spears", "Kamu nggak perlu dandan, buat aku kamu udah cakep walopun nggak dandan...". Kalo cowok kamu isa bilang gitu, well... I can say that you're the luckiest girl in the world...!

So, recipes #1 to fulfill love tank, you must say words of affirmation.

Recipes #2. Quality Time
Antara quality dan quantity itu jelas beda. Yang aku tulis adalah quality time, bukan quantity. Temenku Novi yang ini [ada 2 Novi sih], pernah bilang ke aku bahwa ketika kita berpacaran, yang penting bukan seberapa sering ketemu. Tapi seberapa banyak quality time yang dihabiskan.

Contohnya, kamu bisa selama 4 jam berdua dengan pacar kamu. Kamu menghabiskan 4 jam itu hanya dengan nonton bioskop. Nothing you do but watching the movie. Nggak ada quality time-nya. Cuman quantity time. Skenarionya gini: si cewek nanya ke cowoknya yang lagi asyik nonton:
"Itu yang ditembak siapa sih yang?"
"Itu penjahatnya."
"Terus kenapa kok ditembak?"
"Ya, gitu deh."
"Kok nggak dipenjara aja?"
"Ya, gitu deh."
"Jadi mati ya penjahatnya?"
"Ya, gitu deh."
"Terus dikubur di mana?"
"Tauk... Di Sentong kali."
"Loh, deket ma kakek loe dunk, yang?"
"Ya, gitu deh."
"Nanti kakek loe diapa2in gimana?"
"KNAPA KAMU CEREWET SKALI? NONTON AJA KNAPA SIH?"

Berapa banyak mereka yang pacaran mementaskan skenario di atas? Well, aku juga mau mengaku dosa... Aku dulu pas pacaran juga pernah mementaskan skenario di atas. Sering malah. Punya waktu banyak, tapi sama sekali bukan quality time. Punya waktu banyak, tapi malah dihabiskan untuk sesuatu yang nggak penting. Menjawab pertanyaan ala kadarnya (karena ngerasa itu pertanyaan nggak penting). Ngobrol2 tapi nggak fokus dengan apa yang dibicarakan (karena nggak menarik). Jalan2 bareng tapi nggak enjoy karena aku asyik mikirkan masalah lain. Berdua2an tapi sibuk SMS-an ma temen laen...

Quality time itu adalah undivided attention! Ketika kalian berdua, berikan perhatian yang nggak terbagi ke dia. Berlakulah bahwa kamu ada di sana saat itu, karena memang ingin spend waktu berdua dengan dia...

Trust me, kami para cowok akan jengkel ketika si cewek tidak memperhatikan apa yang sedang kami bicarakan dengan serius. Aku rasa juga berlaku kebalikan. Skenarionya:

cowok: "Say, besok hari Kamis kan libur. Kita renang yuk..."
cewek: "Emm..." [asyik baca sms]
cowok: "Ya, berangkat pagi2an aja, jam 7 ato jam 8 biar nggak siang2 amat. Kalo kesiangan kan isa gosong.."
cewek: "Emm..." [sibuk nge-reply sms]
cowok: "Kamu mending bawa cemilan deh, nanti abis renang kan isa nyemil2 di pinggir kolam..."
cewek: "Emm..." [masih nge-replay sms]
cowok: "Nanti kita cari sarapan yang ringan2 dulu deh..."
cewek: "Emm..." [dapet sms lagi]
cowok: "Kamu bawa lotion yak, siapa tau mataharinya udah panas..."
cewek: [sms sent] "Yang...! Aku baru inget kalo besok hari Kamis kan libur... Enaknya ngapain yak?"
cowok: [gdubraaaak!]

Beri pacar kamu undivided attention. Beri quality time ketika kalian spend waktu berdua. Di dalam quality time itu, kalian harus punya yang namanya quality conversation. Lakukan eye contact, make sure kamu memperhatikan dia ketika dia berbicara. Don't interrupt! Dengarkan bukan hanya kata2nya, tapi perasaannya. Perhatikan bahasa tubuhnya. Jika dia nggak nyaman, jangan paksa untuk membicarakan tentang hal itu (should I explain this more clearly on the other posting?).

That's recipe #2 to fulfill love tank, make sure you have quality time.

Recipe #3. Receiving gifts

Setiap orang suka diberi. Setiap orang suka menerima hadiah. Ini bukan masalah cewek matre ato cowok matre. Tapi dari pengalamanku, kamu nggak akan bisa dibilang cinta ke seseorang kalo kamu nggak pernah ngasih apapun ke orang itu.

Tau nggak kamu kalo memberi itu adalah salah satu ekspresi dari cinta. Sadar nggak kamu, bahwa seorang cowok yang sedang jatuh cinta ke cewek, bisa ngasih apapun ke cewek itu? Cowok itu akan ngasih waktunya, ngasih duitnya (dalam bentuk boneka, makanan, hadiah), bahkan berani ngasih barang yang bahkan jika ortu-nya yang mintapun nggak akan dikasi, tapi demi ceweknya, dia mau ngasih hal itu. Contohnya gini: I have a friends. He's a smoker. He smokes about 1 pack cigarettes in a day (sometimes more). Ketika dia pacaran dengan seorang cewek, dan pacarnya itu menyuruh dia berenti merokok, ternyata temenku ini menurut. Dia nggak ngerokok barang sebatang pun sejak ceweknya menyuruh berhenti. Padahal, ratusan kali orang tuanya yang nyuruh, tapi nggak pernah berhasil. Buat aku, cowok itu memberi sesuatu yang sangat disayanginya, yaitu hobi merokok. That's giving. That's love.

Tau nggak kamu, bahwa kadar cintamu bisa diukur dari apa yang kamu berikan ke pacar kamu? Kalo kamu sangat perhitungan terhadap uang kamu, kamu begitu sayang spend uang demi kepentingan bersama, kamu sangat perhitungan dengan pulsa telepon buat nelepon ato sms pacar kamu, I think, pacar kamu akan tahu bahwa kamu lebih cinta uang kamu ketimbang dirinya.
If you do love someone, you'll be a generous person, you'll be a gracious person. Para cewek, I'll tell you, even para cowok juga suka diberi. Nggak harus mahal. Nggak harus spend uang banyak... Kasih aja barang2 kecil yang menunjukkan perhatian kamu ke dia. Kamu bisa mendesain gambar ato wordart di komputer bertuliskan "You're my hero!", lalu diem2 naroh di dompetnya. Beri kue buatan kamu sendiri. Beri cowokmu permen ato coklat yang disukainya for no reason. Kalo kamu isa nggambar, kamu isa ngasih gambar hasil karyamu ke cowokmu. Trust me, benda apapun yang kamu kasih ke pacar kamu, selama itu menunjukkan perhatian kamu ke dia, pasti love tank-nya akan tetep terisi...

Giving is important thing in any part of love. Ya, giving... Recipe #3.

Simple question hari ini: sudahkah kamu memenuhi tanki cinta pasangan kamu? Kalo kamu nggak ada niatan untuk memenuhi tanki cintanya, then u should ask to yourself, do you really love him/her?

[Buat para couples, ayo... penuhi tanki cinta pasangan kamu, biar hubungan kalian bisa tetep berjalan]

No comments:

Post a Comment