Sunday, June 15, 2008

Do what you love and love what you do

Lakukan apa yang kamu sukai dan sukai apa yang kamu lakukan.

Dalam pertemuan dengan para pendiri inti universitas ini kemarin, saya tertarik dengan issue mengenai keuletan, yang menurut mereka, anak-anak muda sekarang ini keuletannya jauh di bawah orang-orang pada generasi mereka. Make sense.

Dibandingkan dengan jaman di generasi mereka, hidup di jaman ini benar-benar so enjoyable in many areas. Never been easier in human history. No wonder kalau anak-anak pada generasi sekarang enjoy their live in easy way. Generasi terdahulu mengatakan: kalau mau enak, harus kerja keras - no other choice. Anak sekarang bilang: knapa harus kerja keras kalau bisa gampang?

Lalu saya berpikir-pikir, apa ya yang bisa membuat orang bisa ulet, tahan banting, tak kenal menyerah, punya daya tahan tinggi terhadap tekanan? Faktor-faktor apa yang membuat derajat daya tahan orang berbeda satu dengan lain? Ada yang amat sangat tahan banting, ada yang dibanting sedikit saja udah komplain, mengomel, dan menyerah.

I come to the conclusion that people are tent to have HIGH persistence when do what they love and love what they do. Level keuletan akan menjadi TINGGI ketika melakukan apa yang kita sukai dan suka dengan apa yang kita lakukan. I think the law was so true from generation to generation.

Knapa Mozart, even telinganya nyaris tuli, tetap bisa berbulan-bulan dengan tekun compose lagu yang dikenang sepanjang sejarah? No doubt that he loves music very much, he enjoyed himself when composing a music. Music really HIS DNA.

Knapa Edison, even gagal dalam ratusan percobaannya, tetap bisa bertahan dan tidak menyerah sampe finally namanya dicatat dalam sejarah sebagai penemu bola lampu? No doubt that he DEFINITELY enjoys working at laboratory, he loves research. DNA-nya adalah bekerja di Lab! Dia melakukan apa yang dia sukai dan suka dengan apa yang dia lakukan. It really increases level keuletannya.

Knapa Bill Gates, when he was young, sanggup dan tahan punya pola bekerja 16 jam sehari, berada di depan komputer, coding menggunakan bahasa Assembly untuk membuat sebuah sistem operasi bagi PC yang dikeluarkan oleh pabrikan IBM waktu itu? (At the end, dia mengatakan bahwa program yang dibuatnya waktu itu adalah program terindah selama hidupnya). Nggak perlu diragukan, Bill Gates loves coding very much. Dia melakukan apa yang disukai dan suka dengan apa yang dilakukan.

Not to mention nobel prize winners in science. No doubt that they're VERY PERSISTENCE people in their field. Mereka bekerja siang malam di Lab, meneliti sesuatu yang baru dalam tahap hipotesa, tanpa tahu apakah finally mereka akan menemukan jawabannya ato nggak. But yet, mereka tetap bekerja. Why? I think you know why.

Can you see the pattern? It has the same pattern from generation to generation. They love what they do and do what they love. As a result is HIGH LEVEL persistence! I think it's one the very basic human laws.

Since I'm also human being, it's so true for me. I love writing so much. Saya menikmati setiap huruf yang saya ketikkan ketika saya menulis. And as a result, I have HIGH LEVEL of persistence when I'm writing something. Saya tahan berada di depan komputer berjam-jam untuk sekedar menulis, whether to write a posting in this blog, write article, write book, or even write novel, salah satu mimpi saya yang belum tercapai - (coding computer program can be categorized as writing. It just writes in different language, one writing in understandable human language and the other is writing in computer language - and I do love coding!). Saya pernah menulis 14 jam nonstop (break hanya untuk makan) dan coding di depan komputer for 20hrs, after that I slept for 14hrs!

So is teaching. I love teaching. Give me a difficult topic. Give me time for while... I believe I can explain and teach in a very easy way. Rekor saya dalam mengajar adalah mengajar selama 8 jam nonstop di kelas paralel dengan istirahat 30 menit in middle of it... Malamnya saya tidur dengan sangat nyenyak, I believe I slept with a smile on my lips... Simply because I love teaching.

Now, you tell me... Loh, bukannya insane, doing the same thing for hours or days or months or even years? I'll say NO! Like I mentioned before, do what you love and love what you do, as a result: HIGH LEVEL OF PERSISTENCE (and your level of persistence also determines your LEVEL OF SUCCESS, let me repeat the point: level keuletan kita akan menentukan level kesuksesan dan level keuletan banyak ditentukan oleh level kesukaan dalam mengerjakan sesuatu).

So, one billion question is, "Have you DO WHAT YOU LOVE AND LOVE WHAT YOU DO?" Seberapa kuat sih kamu bertahan kalo sekarang kamu sedang mengerjakan sesuatu yang nggak kamu sukai? Sooner or later, you'll quit with no result, wasting time. Make a choice today:

To love whatever you do

OR

Choose another activity that you really love to do!

Life will be so much easier to handle for you. Make sense, ah?

No comments:

Post a Comment