Sunday, July 2, 2006

They're getting merried

Dcp_5760 ... and finally they're getting merried.

Itu akhir cerita yang jadi awal paragraf blog ini. Boleh juga ditambah kata "and they live happily ever after."

Menghadiri pernikahan temen deket itu punya nuansa yang beda dibandingkan kalo menghadiri pernikahan sodara kamu ato orang yang nggak kamu kenal (karena kamu diajak ortu, misalnya).

Tadi, kami, para FCT (yang tetep masih selalu funky kalo udah ngumpul) menghadiri kondangan. Satu lagi FCT yang melepas masa lajangnya, Roy Gunawan. Buat aku, menghadiri pernikahan anggota FCT selalu punya nuansa tersendiri. Knapa?

Bayangkan kamu adalah temen deket dari mempelai cowok, yang menemani dia ketika pertama kali ke rumah si cewek untuk berkenalan satu setengah tahun yang lalu. Ya, bayangkan kamu menjadi saksi perkenalan mereka.

Bayangkan juga kamulah yang diajak ketika mereka pertama kali keluar (kencan) untuk makan siang (dan kamu mengupload foto mereka di Photo album friendster kamu dengan judul Roy's 1rst date).

Bayangkan lagi, mereka nggak pernah mengklaim kalo sudah jadian, tapi mereka mulai saling bergandengan tangan ketika berjalan2.

Kamu juga menjadi saksi bagaimana mereka menghadapi masa2 sulit hubungan mereka.

Ok, kadang ketika jalan2, kamu jadi obat nyamuk mereka berdua karena kamu masih jomblo.

Kamu terbengong2 ketika menerima kue pertunangan mereka berdua karena mereka tanpa pemberitahuan apapun tiba2 datang ke rumahmu dan ngasih kue pertunangan sebagai tanda bahwa mereka sudah bertunangan.

Lalu kamu ada dan turut merasakan kekecewaan si cowok ketika si cewek begitu marah ke si cowok karena suatu masalah... Bahkan ketika si cewek berkeinginan MEMUTUSKAN hubungan pertunangan mereka, kamu ada bersama si cowok, turut merasakan kesedihan si cowok. Hati kamu sedih menyaksikan keretakan hubungan mereka saat itu. Kamu ingin sekali melihat mereka berbaikan (ya, karena kamu tahu perjalanan hubungan mereka). Dan ketika mereka baikan kembali, kamu kembali menyaksikan bagaimana mereka berdua menghadapi masalah dan memecahkan masalah bersama, lalu membagikan undangan pernikahannya (dan beberapa undangan untuk teman lain dititipkan ke kamu), kamu tetap ada.

Lalu bayangkan lagi, kamu hadir di pesta pernikahan mereka. Melihat mereka berdua bersanding di pelaminan tanpa ada janur kuning yang melingkar (tapi diganti dengan deretan lampu kuning yang melingkar, sebagai tanda modernisasi). Yup, kamu akan merasakan nuansa yang beda ketika menghadiri pernikahan seperti itu. Kamu secara nggak sadar akan me-rewind semua kejadian tentang mereka, dari awal mereka berkenalan sampai hari pernikahan ini.

Dan... ya, aku ngalami itu semua hari ini.

[buat Roy+Eva: rukun2 yak... ditunggu FCT 2nd generations (jamak!) berikutnya)]

No comments:

Post a Comment