Saturday, February 4, 2006

Right Man on The Wrong Time

Hari Jumat kemaren, guah nerima good news by email dari penerbit Ka*** (guah sensor yak). Good news karena obsesi guah untuk jadi novelis, akhirnya tercapai. Tapi, guah berada di wrong time, yang mana keadaan ekonomi negara masih blom begitu baik. Apa hubungannya dengan novel? Inih email yang guah terima:

Date: Fri, 3 Feb 2006 05:10:13 +0000 (UTC)
From: "
k*******@go.com" <k*******@go.com>
To:
windraswastika@yahoo.com
Subject: Re: Naskah Novel

Yth. WIndra Swastika

Salam,
Bersama ini kami kabarkan bahwa secara formal naskah anda yang
berjudul J*** [guah sensor lagi yak] bisa masuk dalam kriteria kami. Akan
tetapi, karena kondisi pasar buku dan perekonomian sedang lesu, serta
situasi yang belum jelas, Penerbit K*** baru bisa memberikan
keputusan final setelah 3 (tiga) bulan ke depan.
Apabila anda bersedia dan bisa menunggu, kami akan mengarsip naskah
anda dan nanti akan kami jajaki lagi kemungkinan penerbitannya.
Sementara itu, anda berhak mengirimkan naskah anda kepada penerbit
lain. Akan tetapi, mohon beritahukan kepada kami jika anda ingin
menarik naskah anda atau telah diterima oleh penerbit lain.
Demikian pemberitahuan kami. Atas perhatian anda kami sampaikan terima
kasih.

Hormat kami,
Wikan Satriati
(Editor)

Ituh tentang novel pertama guah yang guah kirim ke penerbit Ka**** Januari bulan kemaren. Cuman dua orang yang pernah baca naskah ini sebelum guah kirim ke penerbit, yaitu cewek ini dan cewek ini (yang mana keduanya adalah teenage). Tapi both of them ngomentari bahwa novel ini not that good. Bahkan salah satu dari mereka bilang, pas baca novel ini, serasa baca blog guah (which is nggak termasuk genre teenlit menurutnya).

Terus terang, guah udah spend waktu 1.5 bulan buat bikin novel ini (nulis+research karena guah make setting kota Bordeaux di Perancis. Guah nggak mungkin ke Perancis, jadi ya guah harus ngadain research yang proper via Internet agar kota Bordeaux sebagai settingnya ituh kliatan nyata) Setelah beberapa kali revisi, finally guah kirim untuk pertama kalinya ke penerbit Ka*** ini. Dan guah seneng karena menurut mereka, naskah guah memenuhi kriteria mereka (gak ditolak), yang artinya naskah ituh punya pasar pembaca (menurut penerbit Ka***).

Tapi ya ituh, guah berada di wrong time. Dengan alasan kondisi pasar buku dan perekonomian sedang lesu, naskah ituh nggak isa dicetak secepatnya. Untungnya mereka cukup pengertian dengan ngasih guah kebebasan buat ngirim ke penerbit laen. Tapi etika penulis ituh, kalo udah ngasih naskah ke penerbit, mestinya nggak boleh ngasih ke penerbit laen sampe dapet keputusan final DITOLAK. That's explain knapa guah masih mikir2 buat guah kirim ke penerbit laen.

Jadi buat mereka yang nanya2 novel guah kapan terbit, kamuh tau situasinya kayak apa... Btw, guah jadi kpikir naskah Lit4TeenSoul yang bahkan guah udah sign kontraknya bulan November taon lalu, tapi sampe sekarang blom terbit juga... Jangan2 karena alasan yang sama...

Tapi guah yakin kok, kalo guah ini right man on the right time. Kalo guah bilang wrong time di awal paragraf, itu kan nurut pemikiran orang (termasuk guah). Tapi guah percaya bahwa semua ituh adalah right time menurut waktu TUHAN. Waktu TUHAN ituh nggak pernah wrong, selalu right. Kalo novel ato lit4teensoul guah blom isa diterbitkan (karena macem2 alasan), guah yakin bahwa itu salah satu cara Tuhan menggenapkan right-time menurut DIA. Selera DIA dalam menentukan waktu yang tepat, emang kadang nggak isa guah mengerti (awalnya). Tapi ya guah percaya ajah bahwa waktunya TUHAN itu selalu pas, nggak pernah telat dan... pasti yang terbaik!

[buat yang "ngerasa-seneng-nulis", dilatih terus... lewat blog juga isa kok. Kalo guah dapet notifikasi bahwa ada blog yang di-update, guah selalu usahain buat nge-bacanya, en ngasih komen buat encourage kamuh yang "ngerasa-seneng-nulis" untuk nulis dan nulis lagi. Guah siap kok spend waktu buat kalian in case kalian pengen discuss hasil tulisan kalian...]

No comments:

Post a Comment