Sunday, January 8, 2006

Kejar KDS

KaJudul di atas aslinya adalah Kejar Jakarta, filem yang guah tonton hari Sabtu kemaren barengan FCTs (ok, just 4 of us). Filemnya lucu, guah ngakak abis di beberapa dialog-nya (dialog ya, bukan adegan, catet!). Ok, tapi blog ini bukan mau ngeresensi tentang filem ituh... Blog ini tentang gimana guah, ma papi en mami dapet undangan kondangan di rumah makan KDS pas hari minggu kmaren. Knapa mesti di-blog-kan? Well, sumthing funny happened!

Buat yang blom tau what KDS is, KDS adalah rumah makan cantonese yang ada di kompleks perumahan PBI, salah satu perumahan elit di Malang. Kalo kamuh makan di KDS ada beberapa kemungkinan,

  1. Kamu lagi menjamu rekan bisnis yang bisa meng-gol-kan tender senilai 10 digit
  2. Tender senilai 10 digit ituh sudah gol dan kamu pengen nraktir temen2 kamuh buat ngucap syukur
  3. Kamu lg ngerayain special ocassion (ulang tahun, reuni kluarga ato merried) dan ngundang temen2 kamuh dengan harapan ngedapetin angpao 10 digit
  4. Kamu hanya makan siang biasa (dengan catetan di account kamuh tercetak 10 digit angka tanpa koma!).

Udah kbayang gimana KDS? Blom, gini deh, kalo kamuh ngedate ma pacar kamu di sana dan hanya ada dua lembar 50rb an di dompet kamuh, kamu bisa makan dengan sederhana di sana. Kalo hanya bawa selembar 50rb an, kamuh bisa makan ala kadarnya di sana. Kalo hanya selembar 10rb an, kamuh bisa makan mewah di sana dan pulang dalam keadaan cacat permanen setelah digebukin satpam-nya (ditambah bonus foto kalian berdua, ya berdua, kamu dan pacar kamu!, akan dipasang dari rumah2 makan seluruh malang sampe warung2 di pelosok kota dengan bertuliskan "Awas, pernah makan nggak bayar!"). Lebih kbayang? Good!

Nah, ceritanya, temennya papih yang seusia dengan papih ngadain kondangan di KDS (yang merried bukan temennya papih, tapi anak dari temennya papih ituh, catet!). Di undangan, tercetak resepsi diadakan hari Minggu, 8 Januari 2006, jam 12:00 di KDS. Papih en mamih nggak masalah dengan tanggal dan jam ituh. Tapi yang bermasalah guah... Setiap hari minggu itu guah puasa (please, jangan mandang guah dengan pandangan "knapa-harus-puasa?" out of blog topic). Yang namanya puasa, ya nggak makan en minum sampe jam buka-nya. Guah puasanya dari jam 10 malem (kemarennya) sampe jam 3 sore hari minggunya (that's explain buat yang nanya "knapah-dulu-guah-slalu-makan-siang-jam-3-siang", waktu ituh di greja lagi ada program puasa 40 hari).

Kalo guah puasa, kan guah berbuka jam 3 sore, tapi ini jam 12 siangnya guah ke KDS... Diundang ke KDS jelas bukan buat bermain petak umpet ma mempelai berdua. Seperti layaknya perayaan resepsi, pasti ada makanan di meja yang bisa dimakan (yang bisa dimakan makanannya bukan mejanya, catet...!)

Kronologisnya ginih:
12:00.

  • papih, mamih en guah sampe di KDS, bersalaman dengan deretan orang2 asing yang berjas dan bergaun indah (gaun ya, bukan daun... catet!).
  • pager ayu #1 menyambut kami dan bertanya dengan ramah berapa orang. Guah jawab 10 orang, biar bisa menguasai 1 meja. Sekedar catatan, tokoh pager ayu #1 adalah tokoh figuran, nggak usah terlalu diperhatikan. Guah akan hilangkan tokoh ini di adegan selanjutnya.
  • pager ayu #2 melihat guah dengan pandangan "keren-amat-yak-cowok-ini" dan guah balik mandang dengan pandangan "boleh-kenalan?". Tapi dia nggak ngerti maksud pandangan guah (inget kan bahwa hanya keluarga guah yang bisa berkomunikasi hanya lewat pandangan)
  • mempelai masih tidak keliatan, guah berpikir bahwa mereka bener2 ngajak maen petak umpet.

12:05.

  • kami duduk di meja bundar, dengan ditemani 7 orang. 3 diantaranya temannya papih, 1 orang temen dari temennya papih dan sisanya adalah temen dari mempelai.
  • Godaan pertama: pelayan membalik gelas yang ada di depan kami dan menuangkan air putih. Air putih tidak terlalu menggoda (entah kalo pelayan itu menuangkan my fave drink, teh tawar).
  • pager ayu #2 mondar-mandir di skitar meja guah, nganterkan para tamu mencari meja (perasaan guah, meja2 ituh nggak disembunyikan, lalu knapa mereka harus mencari meja? Apa mereka bermain petak umpet dengan meja?). Dan guah tetep mandang dia (mandang pager ayu #2 bukan mandang meja) dengan pandangan "boleh-kenalan-nggak-sih?" Dia masih cuek.

12:30.

  • Dengan bosen guah ngeliat sekeliling, kalo2 ada makhluk yang guah kenal. Ok, dan seperti biasa, guah ktemu dengan murid guah... (guah bener2 nggak punya tempat sembunyi, kalian bener2 everywhere!)

12:45.

  • Kedua mempelai sembunyi di balik pintu (tapi guah tau). Di depannya ada kedua orang tua yang bergandengan, melindungi anak2 mereka dari pandangan para tamu... (see? mereka bener2 maen petak umpet!)

12:55.

  • Pembawa acara mulai bercuap2. Meminta kami bersiap2 menyambut kedua mempelai.
  • Pelayan mondar-mandir, kali ini mereka membawa softdrink.
  • Pager ayu #2 (dan pager ayu #1, #3, #4, #5) baris berjajar (kayak pindang yang pasrah hendak di-formalin) menyambut kedua mempelai. Guah mandang dia lagi (pager ayu #2 bukan mempelainya) dengan pandangan "knalan-dunk!". Pager ayu #2 not responding... (hampir guah End-task kayak yang biasanya guah lakukan kalo ada program yang not-responding di Windows)
  • 13:00.
    Mempelai masuk ruangan. Ratusan pasang mata langsung melihat kedua mempelai tersebut dengan pandangan "kmana-saja-kalian?-udah-laper-man!". Guah bisa melihat mempelai tersebut njawab dengan pandangan "kami-misa-tauk!-emang-cuman-luh-doang-yang-laper?".

13:10.

  • Godaan kedua. Udang atom mayonaise. Sepuluh ekor udang ukuran jumbo (yang jumbo udangnya, bukan ekor udang-nya) disajikan dalam sebuah mampan... Guah masih bisa tahan.
  • Mamih mandang guah dengan pandangan, "makan-aja, sekali-kali-batal-gak-papa-kan?". Guah cuman senyum.
  • Orang2 di meja mandang guah dengan pandangan "loh-gak-makan?", guah cuman ngeliat mereka dengan pandangan pasrah "buat-kalian-ajah".

13:30.

  • Godaan ketiga. Sepo bibir ikan.
  • Mamih masih berusaha meyakinkan guah buat mbatalin puasa.
  • Orang2 di meja, menunjukkan pandangan bersahabat dengan guah. Ok, guah tau yang dipikirkan mereka... "Makasih ya, udah mau nambah jatah kami".

13:45.

  • Godaan keempat. Ayam jemur.
  • Guah ngebayangin ayam ituh abis berjemur ato... dijemur diantara popok2 bayi. Fine, guah lega nggak makan ayam jemur ituh...
  • Mamih mulai prihatin dan Pager ayu #2 mondar-mandir lagi. Guah mandang dia lagi (pager ayu #2, bukan mandang mamih) dengan pandangan "kalo-masih-sibuk-kenalan-nanti-yak?" Dia masih cuek. Strike three.

14:00.

  • Godaan kelima. Angsio paope.
  • Orang2 di meja menjadi lebih beringas dan mandang guah dengan pandangan yang lebih bersahabat.
  • Gantian guah yang mandang mereka dengan prihatin.

14:20.

  • 40 menit menjelang berbuka puasa.
  • Godaan keenam. Seafood tim fenxy. Tau bentuknya? Makanan ini, bentuknya yang aneh. Bayangkan sekumpulan hewan laut (say anything, cumi, udang, ikan) dipotong dalam ukuran sebesar jempol lalu diiket dengan seutas suun (ok, mungkin beberapa utas agar mereka tidak dapat melepaskan diri). Lalu dicemplungkan dalam kuah yang begitu ceteknya sampe tidak mampu menenggelamkan mereka. (kejamnya manusia!)

14:40

  • 20 menit menjelang berbuka puasa.
  • Godaan ketujuh. Angsio hi.
  • Ikan gurami seukuran telapak kaki itu tergeletak dengan keadaan yang mengenaskan... mulutnya menganga lebar seolah2 menjerit "Aaaaa..." menjelang kematiannya, lalu ekor dan sirip yang sudah kaku (menujukkan bahwa dia sudah mati beberapa jam yang lalu), yang lebih mengerikan adalah perutnya yang terurai menampakkan tulang belulangnya... ok, guah kuatir kalian nggak pernah mau makan Angsio hi lagi... Ikan itu dalam keadaan digoreng dan dibumbui. Nampak lebih lezat?
  • Guah mandang ikan ituh dengan prihatin (bukan karena kematiannya, tapi karena kelezatannya yang nggak bisa guah nikmati... dia mati dengan sia2 tanpa pernah guah sentuh)

14:50

  • 10 menit menjelang berbuka puasa.
  • Hidangan penutup... Cocktail almond.
  • Guah cuman bisa garuk2 dan memandang pelayan yang menyajikan cocktail almond ituh dengan pandangan, "knapa-nggak-10-menit-lagi-aja-mas?"
  • Mas-nya cuman mandang guah dengan pandangan "yah-guah-dapet-perintah-gitu-mas"
  • Pager ayu #2 lewat di depan meja guah lagi. Guah mandang dia dengan pandangan, "entar-lagi-yak-kenalannya?". Sekali lagi dia masih cuek.
  • Mamih curiga dengan gelagat guah yang tiap pager ayu #2 lewat, guah mandang pandangan Sinchan yang ngeliat cewek berpakaian minim (ok, sekali lagi hilangkan bagian "pandangan mata mesum" dan "air liur menetes2").

15:00

  • Saat berbuka puasa.
  • Pager ayu #2 lewat lagi dan Almond cocktail tinggal beberapa tetes. Guah ngeliat dengan terenyuh (ngeliat wadah Almond cocktailnya bukan ngeliat pager ayu #2).
  • Papih en mamih ngajak pulang en bersalaman ma mempelai.

15:05

  • Guah ngantri di antara para undangan yang juga ingin ngasih ucapan selamat, dengan sebuah keyakinan yang "nggak-mungkin-salah", yaitu guah adalah satu2nya undangan yang pulang dengan perut lapar. Mestinya mempelai ituh ngasih guah penghargaan khusus karena guah berhasil menahan godaan segede ituh...

15:15.

  • Guah salaman dengan mempelai, lalu guah sampaikan bahwa kalo dia ngadain resepsi di hari minggu jam 12 siang lagi, guah nggak akan mau dateng! Mereka mendelik dan mandang guah dengan pandangan "ini-adalah-resepsi-terakhir-kami-tauk!". Guah baru sadar kalo itu bukan pesta ulang tahun.

15:20.

  • Sampe di tempat parkir. Dan guah baru sadar bahwa guah nggak jadi knalan ma pager ayu #2. *menyesal*

[buat pager ayu #2, boleh knalan nggak sih...?]

NB. (yang artinya NamBah, got this from Kejar Jakarta)

  1. Judul blog-nya bisa di-substitusi dengan "Kejar Pager Ayu #2"
  2. Entar lagi (ini hari Senin) guah mo ngurus2 S2 guah di Brawijaya. Wish me luck ya guys!

No comments:

Post a Comment